PANGKOGABWILHAN II TINJAU LATIHAN PUNCAK LATGABMA KERIS WOOMERA 2026 DI PUSLATPUR MARINIR BALURAN.

PANGKOGABWILHAN II TINJAU LATIHAN PUNCAK LATGABMA KERIS WOOMERA 2026 DI PUSLATPUR MARINIR BALURAN.

 

Situbondo – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II) Marsdya TNI Muzafar, S.Sos., M.M. meninjau langsung pelaksanaan latihan puncak pada Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 antara TNI dan Australian Defence Force (ADF). Peninjauan dilaksanakan di Pusat Latihan Pertempuran (Puslatpur) 5 Marinir Baluran, Situbondo, Jawa Timur, yang merupakan puncak dari materi Combined Joint Live Fire Exercise (CJLFX), Selasa (20/10/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Pangkogabwilhan II menyaksikan secara langsung interoperabilitas dan sinergitas tembakan dari tiga matra TNI bersama ADF, meliputi tembakan artileri medan, kavaleri, senapan, serta dukungan tembakan udara (close air support) dari Pesawat Tempur F-16 TNI AU dan helikopter serang.

 

Pangkogabwilhan II dalam keterangannya menyampaikan bahwa Latgabma Keris Woomera 2026 merupakan latihan strategis untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan menguji doktrin operasi gabungan.

 

“Latma Keris Woomera adalah wujud nyata Confidence Building Measure dan hubungan military to military yang kuat antara Indonesia dan Australia. Melalui penembakan gabungan ini, kita menguji kemampuan interoperabilitas Tri Matra Terpadu TNI dengan ADF untuk menghadapi ancaman bersama dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan Indo-Pasifik,” tegas Pangkogabwilhan II.

 

Latgabma Keris Woomera 2026 sendiri digelar pada 10-20 Oktober 2026 dan diikuti oleh 2.174 personel dari TNI dan ADF dengan melibatkan berbagai Alutsista matra darat, laut, dan udara. Lokasi latihan terpusat di Banyuwangi dan Situbondo, Jawa Timur.

 

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Asops Panglima TNI, Dankodiklat TNI, Pangkoarmada II, Danpasmar 2, Danpuslat Kodiklat TNI, Duta Besar dan Atase Pertahanan Australia.

 

Kegiatan peninjauan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar serta seluruh tembakan tepat mengenai sasaran yang telah ditentukan.

 

TRI DHARMA YUDHA SAKTI

“Penindak Awal, Penangkal dan Pemulih”

 

TNI PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif).

 

#puspentni

#tni_angkatan_darat

#tni_angkatan_laut

#militer_udara

#tn

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*